Fotosintesis pada Tumbuhan

Fotosintesis tumbuhan. Ketika kita melihat sebuah tumbuhan, pernahkan kita berpikir bagaimana cara mereka tumbuh dan berkembang? Perlukah juga tumbuhan makan? Ya, jawabannya adalah tumbuhan juga memerlukan makanan untuk tumbuh kembangnya. Lalu apakah makanan untuk tumbuhan? Apakah sama seperti kita yang perlu makan karbohidrat untuk bertahan hidup? Ataukah seperti hewan yang memerlukan rumput atau ikan untuk bertambah besar? Jawabannya tidak. Itulah mengapa fotosintesis terjadi, tumbuhan perlu bertahan hidup.

Pengertian Fotosintesis

Tumbuhan memiliki cara tersendiri untuk menghasilkan makanannya. Dan arti fotosintesis sendiri adalah proses tumbuhan dalam memasak makanannya sendiri inilah yang bisa kita sebut sebagai fotosintesis. Proses fotosintesis digambarkan sebagai berikut:

cahaya

6CO2 + 6H2O                                   C6H12O6  + 602

Proses fotosintesis selalu melibatkan cahaya. Kita bisa saja menggunakan cahaya lampu atau bohlam, namun cahaya matahari adalah cahaya yang paling efektif. Dari produk yang dihasilkan akan lebih maksimal dengan menggunakan cahaya matahari dan dari segi waktu, matahari mampu lebih cepat membantu proses fotosintesis dibandingkan dengan lampu atau bohlam. Tanaman juga akan tumbuh lebih segar dengan bantuan cahaya matahari.

Tumbuhan yang bisa melakukan fotosintesis hanyalah yang memiliki klorofil atau zat hijau dau, yang memberi warna pada daun. Contohnya adalah pohon mangga, avocado, jambu, jati, anggrek, dan bayam. Klorofil bertugas menyerap sinar matahari yang digunakan untuk fotosintesis tumbuhan.  Reaksi antara karbondioksida (Co2) dengan Air (H2O) yang dibantu oleh sinar matahari akan menghasilkan karbohidrat (C6H12O6) dan juga oksigen (O2). Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa ketika kita berada dibawah pohon, udaranya akan terasa lebih sejuk. Karena tumbuhan menyerap sisa kotoran pernapasan kita berupa karbondioksida dan juga menghasilkan oksigen yang kita butuhkan untuk bernapas, dan tentunya semakin dekat dengan pohon, maka oksigen yang kita hirup semakin segar dan lebih bersih.

Faktor yang mempengaruhi fotosintesis tumbuhan

  1. Kekuatan cahaya, tentu saja seperti uraian diatas, cahaya menjadi salah satu faktor penting fotosintesis tumbuhan. Matahari mampu menghasilkan cahaya yang maksimal, dengan waktu yang relative lebih cepat dan hasil yang lebih maksimal bagi pertumbuhan tumbuhan.
  2. Kadar air, terlalu sedikit atau terlalu banyak air juga tidaklah baik untuk proses fotosintesis. Air yang digunakan haruslah pas sesuai dengan kebutuhan.
  3. Banyaknya CO2 di udara, karena ini menjadi salah satu bahan fotosintesis, maka fotosintesis akan mengalami hambatan jika karbondioksida sedikit atau jarang-jarang.
  4. Suhu, ini berkaitan tentang zat-zat yang bekerja dalam proses fotosintesis. Jika suhu nya meningkat, kerja dari zat-zat tersebut juga akan meningkat.
  5. Klorofil, bertempat di kloroplas, sebagaimana tugasnya dalam menyerap cahaya, dengan sedikitnya klorofil maka tumbuhan akan lambat berfotosintesis dan bahkan bisa saja mati karena lebih dulu kehabisan energy sebelum sempat menyerap cahaya yang cukup.
  6. Nutrisi, unsur-unsur yang ada di tanah juga penting untuk menjaga kesuburan tumbuhan agar bisa melakukan fotosintesis tumbuhan dengan baik.
  7. Tahapan tumbuh kembang, ini merupakan factor genetik tumbuhan yang umumnya setiap tumbuhan memiliki waktu yang berbeda dalam proses tumbuh kembang. Semisal kecambah akan lebih cepat tinggi dibandingkan dengan pohon dewasa.